Upacara
January 31, 2016


Cerpen Aribowo (Jawa Pos, 31 Januari 2016)

Upacara ilustrasi Bagus

Upacara ilustrasi Bagus

Sudah satu jam lamanya laki-laki gendut tua itu gelisah. Bangun dari ranjang, minum air kuning dalam botol, kemudian kencing, dan akhirnya rebah kembali. Dalam cahaya kamar remang-remang dia nembang mocopat: Ilir ilir tandure wis sumilir, tak ijo royoroyo tak sengguh penganten anyar… Lirih suaranya. Serak suaranya. Dibarengi desah napas tua terengah-engah. Sementara itu cahaya bulan lamat-lamat berwarna biru, berwarna biru tipis, tergores di atas kaca jendela kamar hotel. (more…)

Perempuan Penambal Kesepian
January 24, 2016


Cerpen Indra Tranggono (Jawa Pos, 24 Januari 2016)

Perempuan Penambal Kesepian ilustrasi Bagus

Perempuan Penambal Kesepian ilustrasi Bagus

JIKA dirimu mengalami kesepian tingkat sedang atau bahkan parah, datanglah pada perempuan itu. Dia bisa membaca pikiran, perasaan dan jiwamu melalui aura yang terpancar dari tubuhmu. Aura yang penuh lubang atau gerowong menunjukkan pikiran dan perasaan yang kacau karena didera kecemasan dan kegelisahan. Di situlah monster kesepian bertahta, kata dia. (more…)

Pertunjukan Menyapu Jalan
January 17, 2016


Cerpen Feng Jicai (Jawa Pos, 17 Januari 2016)

Pertunjukan Menyapu Jalan ilustrasi Bagus.jpg

Pertunjukan Menyapu Jalan ilustrasi Bagus

“Minggu Bersih-Bersih Nasional di mulai hari ini,” kata Sekretaris Zhao, “dan para pejabat di semua daerah akan ikut serta dalam acara menyapu jalan. Ini daftar peserta kita––seluruh pejabat teras kota dan para tokoh masyarakat. Kami baru saja menyalinnya di kantor untuk Anda tanda tangani.”

Lelaki itu tampak seperti layaknya sekretaris eselon atas: kerah bajunya tampak rapi jali, setelan jas militer Mao yang pas badan rapat terkancing; kulit wajahnya pucat; kacamatanya fungsional. Lagak lagunya yang lembut dan santun serta suaranya yang sengaja dimerdu-merdukan menyembunyikan karakternya yang keras dan gampang naik darah. (more…)

Tahun Baru dan Peradilan Orang-Orang Vastivia
January 10, 2016


Cerpen Ilham Q. Moehiddin (Jawa Pos, 10 Januari 2016)

Tahun Baru dan Peradilan Orang-Orang Vastivia ilustrasi Bagus

Tahun Baru dan Peradilan Orang-Orang Vastivia ilustrasi Bagus

Hari Pertama setelah Malam Tahun Baru

ORANG-ORANG yang bekerja sejak malam tahun baru itu seperti tak lelah. Ketika subuh pertama beranjak, di hari pertama Januari, mereka setia melubangi tanah, mendirikan tiang, dan menggosok alas pualam di sebuah altar. (more…)

Cinta Pertama
January 3, 2016


Cerpen A.S. Laksana (Jawa Pos, 3 Januari 2016)

Cinta Pertama ilustrasi Bagus

Cinta Pertama ilustrasi Bagus

MEREKA berpisah karena perempuan itu merasa sudah tak mungkin mereka hidup serumah dan mereka bertemu lagi tiga puluh tahun kemudian, pada Selasa siang, di sebuah pusat pertokoan dekat persilangan jalan ke arah kebun binatang. Perempuan itu 57 tahun sekarang dan separuh rambutnya sudah menjadi uban. Ia baru keluar dari toko pakaian di lantai satu, lalu naik dengan eskalator ke lantai dua, lalu naik lagi dan masuk ke toko buku di lantai tiga dan di situlah ia bertemu dengan bekas suaminya, lelaki yang pernah ia cintai dan kemudian ia benci. Itu pertemuan yang tak pernah ia harapkan; ia bahkan tak tahu, sejak mreka berpisah, apakah lelaki itu masih hidup atau sudah mati. (more…)

Usia Pohon Natal
December 27, 2015


Cerpen Joshua Ivan Winaldy Simanungkalit (Jawa Pos, 27 Desember 2015)

Usia Pohon Natal ilustrasi Bagus

Usia Pohon Natal ilustrasi Bagus

Kami tidak menghitung usianya karena takut kehilangannya.

***

Usia nol tahun. Sleman, 25 Desember 1965.

Kami tak pernah berpikir akan memiliki pohon Natal sendiri di rumah ini. Semua masih serba sederhana, pohon Natal ini sudah seperti harta yang paling berharga—sangat jarang orang-orang memilikinya. (more…)