Tiga Orang Gila di Kampung Itu
June 27, 2010


Cerpen Setta SS (Berita Pagi, 20 Juni 2010)

AKHIR-AKHIR ini kampung kecil di pinggiran desa yang jauh dari hiruk-pikuk kota itu kerap dikunjungi orang gila. Sudah dua orang gila yang singgah, semuanya lelaki usia empat puluhan, berperawakan kekar.

Selain postur mereka yang tampak sehat, yang membuat sebagian penduduk kampung Cicanggah gelisah adalah penampilan mereka yang tidak seperti orang gila pada umumnya. Yaitu mengenakan baju koko, celana pangsi hitam, kopiah khas pribumi, dan sepotong kain sarung usang dibelitkan di pinggang. Meski seperangkat pakaian itu tampak lecek dan kumal. Selama beberapa hari singgah di kampung Cicanggah, kedua orang gila itu selalu hadir di mushala untuk shalat Maghrib dan Isya berjamaah. (more…)