Cerpen Yono Daryono (Suara Merdeka, 10 Oktober 2010) AKU berjalan pulang melintasi jalan setapak. Matahari miring ke barat, udara musim kemarau meneteskan bulir-bulir keringat di keningku. Jalan menuju rumahku melintasi sebuah persawahan bertanah hitam kecoklatan yang baru saja dibajak dan belum ditanami padi atau palawija. Aku melewati sebuah jalan tanah hitam yang berdebu. Persawahan yang [...]