Cerpen Yetti A. Ka & Benny Arnas (Jawa Pos, 22 April 2012) AKU tak mungkin keliru kalau sekarang hari Sabtu dan bukan tanggal merah. Aku tak mungkin keliru kalau ini adalah simpang itu, simpang kita. Ah, apa yang terjadi padamu hingga tak kunjung menyambangiku? Apa yang terjadi pada hari ini hingga begitu sepi?
Archive for the ‘Yetti A. KA’ Category
Simpang
May 3, 2012
Saya dan Lelaki yang Menangis
December 21, 2011
Cerpen Yetti A. Ka (Suara Merdeka, 18 Desember 2011) SUDAH satu jam ia menangis. Sudah satu jam pula saya hanya memandanginya dengan tatapan mata sama melankolis dengan perasaan seseorang yang telah meminta saya datang menemuinya ini. Saya tahu betul apa yang ia butuhkan, sebagaimana saya tahu keinginan orang-orang yang pernah menghubungi saya, lalu membuat janji [...]
Kinoli
April 18, 2011
Cerpen Yetti A. Ka (Suara Merdeka, 17 April 2011) MINGGU, jam empat sore, dua perempuan akan bertamu ke rumahku. Salah satu dari mereka bernama Kinoli, teman baikku, sudah bertunangan lima bulan lalu. Harapan yang paling sering kudengar darinya adalah keinginannya memiliki dua anak perempuan. Persis seperti yang dimiliki ibunya. Anak perempuan bisa menjadi teman di [...]
Tentang Anak Lelaki yang Tinggal Satu Lorong dengan Kami
August 8, 2010
Cerpen Yetti A. KA (Jawa Pos, 8 Agustus 2010) KALAU aku terlalu memikirkan Mendung, sebab dia teman putraku, Bami. Dan dia satu-satunya teman bermain Bami di lingkungan yang baru kami tinggali ini. Kebetulan sekali rumah kontrakan kami dan rumah anak itu berada dalam satu lorong yang menyisakan halaman sangat sempit dan hanya bisa dilewati sepeda [...]
Malina dalam Bus Tua
April 5, 2010
Cerpen Yetti A. KA (Jawa Pos, 4 April 2010) MALINA belum menentukan ke mana ia akan pergi ketika ia menumpang bus tua. Dia hanya tahu bus itu akan keluar dari kota kecil tempat ia tinggal, dan itu pula tujuannya. Ada beberapa kursi kosong. Malina bergerak ke dalam dan memilih duduk di pinggir, dekat jendela yang [...]