Cerpen Tova Zen (Jawa Pos, 3 April 2011) SENJA menutup biasnya dengan mengubahnya menjadi malam yang pekat. Sejak nuansa senja yang sendu hingga malam yang pahit datang, tak membuat hati saya larut dalam kelamnya hidup ataupun riang dalam gemerlap malam kota. Saya menunggu di pelataran Jazzy food court yang berada di pinggiran perkantoran Sudirman Park. [...]
Archive for the ‘Tova Zen’ Category
Penyewa Rahim
April 4, 2011
Hadiah di Ujung Maut
January 23, 2011
Cerpen Tova Zen (Republika, 23 Januari 2011) TUBUHKU kuyup oleh derai rintik hujan. Aku masih menyusuri jalan sempit yang berjajar sederet toko. Aku tak acuh terhadap rasa dingin yang membuat gigil badan ini. Pikiranku mengepung tentang hadiah yang ingin aku berikan pada putriku Lebaran besok saat aku pulang kampung. Dalam bias sinar lampu neon yang [...]