Cerpen Han Gagas (Suara Merdeka, 29 Agustus 2010) AKU begitu suka melihat bulan. Entah kenapa. Mungkin karena bulan adalah benda yang kali pertama kulihat.
Archive for the ‘Han Gagas’ Category
Bangunan Itu Menelan Ibu dan Bulanku
August 31, 2010
Redi Kelud
June 27, 2010
Cerpen Han Gagas (Kompas, 27 Juni 2010) AKU lahir di tengah keluarga yang berbeda. Bapakku tunawicara, ibuku suwung kalau kambuh jadi begitu menakutkan. Marno, kakak pertama, suka berendam seharian. Kalau dilarang berendam, paling tidak ia mandi empat kali sehari, pukul 8, 11, 2, dan 4.
Susuk Kekebalan
March 28, 2010
Cerpen Han Gagas (Republika, 28 Maret 2010) HATIKU gamang saat kaki menjejak pematang dan menyusuri setapak. Gelap turun sempurna memerangkap semua rumah dan pepohonan. Bulan, walau separuh, cahayanya berhasil membuat bayang-bayang pohon memanjang dan membesar, dan angin menjadikannya bergoyang-goyang. Di depan, tampak sebuah rumah limasan kabur disinari lampu senthir , membiaskan sinar suram. Lengang.