Cerpen Ganda Pekasih (Jawa Pos, 3 Juli 2011) Nafsu adalah kuda pacuan. (Plato) HALTE yang baru dibangun itu dilewati banjir setinggi mata kaki, langit masih kelam oleh hujan yang mendadak turun, padahal beberapa saat yang lalu matahari begitu terik. Petir lalu mulai menjauh seperti melolong sedih, hujan yang tadi jatuh amat deras menyisakan gerimis.
Archive for the ‘Ganda Pekasih’ Category
Pengubur
July 15, 2011
Perempuan dari Balik Pintu Kamar Berlukis Naga
November 28, 2010
Cerpen Ganda Pekasih (Jawa Pos, 28 November 2010) LIDAH-LIDAH api dari lukisan kepala naga yang menjadi pintu rahasia tempat perempuan cantik itu muncul terasa menjilat-jilat bagai hendak membakar siapa saja malam ini. Tubuh-tubuh telah basah oleh keringat. Asap rokok yang berjala-jala dan pijar temaram lampu di sudut-sudut ruangan menjadikan arena para naga ini terasa makin [...]