Cerpen Eko Triono (Suara Merdeka, 8 Januari 2012) ASISTEN Sulap amatir, Tonto, mendengar suara tangis dari dalam tas, saat jarum aneh menusuk-nusuk dada kirinya. Angin pektoris, dia tahu, otot-otot jantungnya selalu kekurangan darah setiap dingin, seperti para vampir di musim hujan.
Archive for the ‘Eko Triono’ Category
15 Menit dan Selanjutnya
January 12, 2012
Rusuk Seratus Tahun
May 24, 2011
Cerpen Eko Triono (Suara Merdeka, 22 Mei 2011) Rosma Niken: BEBERAPA kali, ia memang kemari. Terakhir, hari keenam pekan lalu. Nangis. Ia bercinta dengan menangis. Tangis paling pilu, tangis tanpa suara. Hanya getar dada dan bibir yang membuat orang yakin, perasaannya sedang tercabik-cabik. Teremas sampai giris.
Ikan Kaleng
May 15, 2011
Cerpen Eko Triono (Kompas, 15 Mei 2011) /1/ SAM tiga hari di Jayapura; dia guru ikatan dinas dari Jawa. Dan, tak mengira, saat pembukaan penerimaan siswa baru buat SD Batu Tua 1 yang terletak sejurus aspal hitam dengan taksi (sebenarnya minibus), ada yang menggelikan sekaligus, mungkin, menyadarkannya diam-diam. Ia tersenyum mengingat ini.