Archive for the ‘Budi Darma’ Category

Laki-laki Pemanggul Goni
February 28, 2012

Cerpen Budi Darma (Kompas, 26 Februari 2012) SETIAP kali akan sembahyang, sebelum sempat menggelar sajadah untuk sembahyang, Karmain selalu ditarik oleh kekuatan luar biasa besar untuk mendekati jendela, membuka sedikit kordennya, dan mengintip ke bawah, ke jalan besar, dari apartemennya di lantai sembilan, untuk menyaksikan laki-laki pemanggul goni menembakkan matanya ke arah matanya.

Pohon Jejawi
December 31, 2010

Cerpen Budi Darma (Kompas, 26 Desember 2010) JANGAN buka peta Surabaya hari ini, tapi, bukalah peta Surabaya pada akhir tahun 1920-an, atau paling muda awal tahun 1930-an, ketika Belanda masih menjajah Indonesia. Waktu itu, jalan dan kampung bernama “kedung” tidak sebanyak sekarang. Hanya ada satu pada waktu itu, yaitu Kedung Gang Buntu.

Misbahul
November 13, 2010

Cerpen Budi Darma (Jawa Pos, 7 November 2010) RABU, 15 Desember 1943. Hukum alam telah ditaklukkan oleh kekuatan-kekuatan gaib. Bulan Desember, sebetulnya, bukan sekadar musim hujan, tapi puncak musim hujan. Karena kekuatan-kekuatan gaib, jauh sebelum bulan Desember, hujan tidak mau turun, bahkan hujan renyai pun tidak. Angin pun menderu-deru ganas, menerbangkan debu dan kotoran-kotoran menjijikkan, [...]