Cerpen Abednego Afriadi (Jawa Pos, 8 Mei 2011) Tak ada satu pun kerangka atau mayat-mayat busuk tersisa. Liang kubur terbuka berantakan. Kosong. Di mana jenazah-jenazah itu? Dicuri? Atau pergi sendiri? Ah tak mungkin. Tak mungkin!
Archive for the ‘Abednego Afriadi’ Category
Kubur Kosong
May 9, 2011
Tarian Menunggu Grandong
December 6, 2010
Cerpen Abednego Afriadi (Jawa Pos, 5 Desember 2010) KAKI telanjang para penunggang kuda berderap menyuarakan degup yang tak beraturan, menebarkan debu-debu kemarau di perempatan jalan tak beraspal. Mereka berputar, melompat, mengeluarkan jurus-jurus. Kuda-kuda yang gagah, gesit, ulet, binal, dan liar itu menantang dengan ringkikan seraya mengangkat kaki depan ke atas. Untung, para penari tersebut memegang [...]